Cara Hilangkan Bekas Jerawat: FTP V Laser dan LHALA Peel

Bekas jerawat lebih melelahkan daripada jerawat itu sendiri. Jerawat yang sudah hilang meninggalkan bekas seperti noda merah, kehitaman, atau tekstur yang tidak merata. Bekas jerawat biasanya lebih bertahan lama, bisa tahunan dan sulit membaik hanya dengan produk skincare. Bukan berarti produknya salah, namun memang bekas jerawat memiliki beberapa komponen yang membutuhkan pendekatan yang berbeda. Itulah mengapa satu treatment atau satu produk saja sering tidak cukup.

Kenapa Bekas Jerawat Susah Hilang?

Bekas jerawat bukan satu jenis masalah yang seragam. Ada beberapa tipe yang berbeda dan masing-masing terbentuk dari mekanisme yang berbeda:

  1. Post-Inflammatory Erythema atau PIE adalah kemerahan pasca jerawat yang karena kerusakan atau pembuluh darah di sekitarnya. Ini yang menyebabkan bekas jerawat tampak merah atau keunguan, terutama pada kulit yang lebih terang. 
  1. Post-Inflammatory Hyperpigmentation atau PIH adalah noda coklat atau kehitaman yang terbentuk karena melanosit memproduksi melanin berlebih sebagai respons peradangan jerawat. 
  1. Bekas jerawat yang lebih dalam seperti cekungan, bopeng atau tekstur yang tidak rata, adalah bentuk komponen kerusakan jaringan kolagen di lapisan dermis yang membutuhkan pendekatan yang lebih intensif.
  1. Bekas jerawat yang membesar dan menebal karena masalah penyembuhan luka yang tidak baik.

Setiap komponen ini membutuhkan mekanisme penanganan yang berbeda. PIE adalah masalah vaskular. PIH adalah masalah pigmentasi. Tekstur tidak rata adalah masalah struktural. Inilah yang membuat kombinasi treatment jauh lebih efektif dibandingkan pendekatan tunggal.

Kenapa Skincare Saja Tidak Cukup untuk Bekas Jerawat?

Skincare dengan kandungan niacinamide, vitamin C, alpha arbutin, atau tranexamic acid memang membantu secara bertahap dalam mengurangi hiperpigmentasi dan kemerahan di permukaan, namun membutuhkan waktu bulanan hingga tahunan, dan ada dua keterbatasan yang perlu dipahami.

Pertama, untuk PIE yang berkaitan dengan pembuluh darah, produk topikal tidak bisa bekerja langsung pada pembuluh darah di lapisan dermis. Krim dan serum tidak bisa menyusutkan pembuluh darah yang sudah melebar dari luar. Kedua, untuk pigmentasi yang sudah berada di lapisan yang lebih dalam, kemampuan penetrasi produk oles / topikal memiliki batas alami yang tidak bisa dilampaui seberapapun lamanya digunakan.

Hasilnya adalah perbaikan yang sangat lambat, bahkan setelah berbulan-bulan konsisten. Untuk kondisi yang sudah berlangsung lama atau cukup signifikan, dibutuhkan pendekatan yang bisa menjangkau lapisan yang lebih dalam.

Kombinasi FTP V Laser dan LHALA Peel: Dua Dimensi Penanganan Sekaligus

Di FTP Clinic, bekas jerawat ditangani dengan kombinasi FTP V Laser dan LHALA Peel yang bekerja dari dua dimensi berbeda namun saling melengkapi. FTP V Laser menargetkan komponen vaskuler dan kehitaman / pigmentasi dari lapisan yang lebih dalam, sementara LHALA Peel memperbaiki kondisi permukaan kulit dan memperkuat fondasi kulit dari dalam.

FTP V Laser: Menangani PIE dan PIH Secara Langsung

FTP V Laser adalah laser dual-wavelength yang menggunakan dua panjang gelombang sekaligus untuk menangani dua komponen bekas jerawat secara bersamaan dalam satu sesi. Panjang gelombang 532nm diserap secara selektif oleh oksihemoglobin di dalam pembuluh darah yang melebar, menyebabkan proses photocoagulation yang membuat pembuluh darah tersebut menyusut dan kemerahan bekas jerawat berkurang dari sumbernya.

Panjang gelombang 1064nm menjangkau lapisan yang lebih dalam untuk menargetkan pigmentasi yang menjadi penyebab noda coklat atau kehitaman. Melanin yang terdenaturasi oleh energi laser akan naik ke permukaan kulit dan luruh secara alami dalam 10 hingga 14 hari setelah treatment. Selain itu, stimulasi panas dari kedua panjang gelombang juga mendorong produksi kolagen baru yang membantu memperbaiki tekstur kulit secara bertahap.

Sistem pendingin terintegrasi pada FTP V Laser menjaga kenyamanan selama prosedur sehingga sebagian besar pasien tidak memerlukan anestesi topikal, dan waktu treatment hanya berkisar 5 hingga 20 menit per sesi.

LHALA Peel: Peeling Viral Korea yang Mempercepat Regenerasi Kulit

LHALA Peel adalah Korean chemical peel yang sedang viral karena cara kerjanya yang berbeda dari peeling konvensional. Menggunakan LHA atau Lipo-Hydroxy Acid sebagai bahan aktif utama, LHALA Peel bekerja melalui slow-release mechanism yang mengangkat sel kulit mati secara gradual tanpa menimbulkan iritasi atau downtime yang berarti.

Dalam konteks penanganan bekas jerawat, LHALA Peel berkontribusi dari beberapa arah sekaligus. Proses eksfoliasi bertahap membantu mengangkat sel kulit mati yang mengandung melanin berlebih di lapisan permukaan, mempercepat proses pergantian sel sehingga noda yang lebih superfisial lebih cepat memudar. Komponen HP-Sol dalam formulasinya mengaktifkan fibroblast untuk menstimulasi produksi kolagen, yang membantu memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi bekas jerawat yang berkaitan dengan kerusakan jaringan. Dan lipid complex yang mengandung natural oil dalam formulasinya menjaga dan memperkuat skin barrier yang seringkali terganggu pada kulit yang pernah mengalami jerawat meradang berulang.

Salah satu keunggulan LHALA Peel yang membuatnya viral adalah tidak ada downtime yang terlihat. Tidak ada pengelupasan yang kasat mata, tidak ada kemerahan yang berkepanjangan, dan aktivitas bisa langsung dilanjutkan setelah treatment. Ini menjadikannya pilihan yang sangat praktis untuk dijadikan bagian dari rutinitas perawatan yang konsisten.

Bagaimana Kombinasi Ini Bekerja Lebih Efektif?

FTP V Laser dan LHALA Peel bekerja di lapisan dan mekanisme yang berbeda, dan ini yang membuat kombinasinya sangat efektif untuk bekas jerawat yang kompleks.

FTP V Laser menarget PIE dari sumbernya yaitu pembuluh darah yang melebar, dan menarget PIH dari lapisan yang lebih dalam dimana produk topikal tidak bisa menjangkau. LHALA Peel mempercepat regenerasi sel di lapisan permukaan, membantu mengangkat pigmentasi yang lebih superfisial, dan memperkuat skin barrier agar kulit lebih sehat dalam jangka panjang. Stimulasi kolagen dari kedua treatment bersifat aditif, bekerja dari dua mekanisme yang berbeda sekaligus untuk perbaikan tekstur yang lebih komprehensif.

Satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam kombinasi ini adalah jeda antara kedua treatment. LHALA Peel tidak boleh dilakukan terlalu dekat setelah sesi laser, dengan jeda yang direkomendasikan minimal 2 hingga 4 minggu. Dokter di FTP Clinic akan merancang jadwal yang paling optimal berdasarkan kondisi dan respons kulitmu setelah setiap sesi.

Apa yang Bisa Diharapkan dari Kombinasi Ini?

Pengurangan kemerahan bekas jerawat biasanya mulai terlihat setelah 1 hingga 2 sesi FTP V Laser, dengan perbaikan yang terus berkembang dalam beberapa minggu setelah setiap sesi. Noda kehitaman mulai memudar secara bertahap, dengan proses darkening sebelum luruh yang merupakan tanda normal laser bekerja dengan benar.

LHALA Peel memberikan efek brightening dan perbaikan tekstur yang sudah terasa setelah treatment pertama, dengan hasil kumulatif yang semakin signifikan setelah rangkaian sesi yang konsisten. Kombinasi keduanya menghasilkan perbaikan yang lebih menyeluruh dan lebih cepat dibandingkan menjalani satu treatment saja.

Baca juga: Peeling Tanpa Rasa Perih di Kulit Kini Bisa Dilakukan dengan LHALA Peel 

Konsultasi di FTP Clinic

Dapatkan solusi bekas jerawat yang komprehensif dengan kombinasi FTP V Laser dan LHALA Peel di FTP Clinic, klinik terbaik di Alam Sutera, Tangerang. FTP Clinic juga hadir di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, dengan pendekatan personalized treatment dan protokol berbasis assessment dokter sesuai prinsip Natural But Better.

Bekas jerawat bisa ditangani lebih efektif ketika pendekatannya menyasar setiap komponennya dari lapisan yang tepat. Mulailah dari konsultasi yang benar untuk memastikan protokol yang paling sesuai dengan kondisi kulitmu.

Baca juga: Glow Rejuv V Laser: No Downtime, Glowing, dan Produksi Kolagen

© 2026 FTP Aesthetic Clinic. All Rights Reserved.